Buru-Buru? Hindari Kawasan Ini Di Jam Tertentu
15/05/2019 Berita

Rambu sudah terpasang, bahkan jalanan pun sudah dicat merah. Kenapa masih ngebut????

Pagi itu saat tim Disdik News melewati beberapa sekolah yang berada di tepi jalan utama yang tingkat kepadatan di pagi hari cukup tinggi, terlihat beberapa pengguna jalan melewati jalanan dengan kecepatan yang cukup tinggi untuk ukuran ZOSS (Zona Selamat Sekolah).

Apa itu ZOSS?

Zona Selamat Sekolah (ZoSS) merupakan program inovatif dalam bentuk zona kecepatan berbasis waktu yang dapat digunakan untuk mengatur kecepatan kendaraan di area sekolah. Penggunaan rekayasa lalu lintas seperti rambu lalu lintas dan marka jalan serta pembatasan kecepatan bertujuan meningkatkan perhatian pengemudi terhadap penurunan batas kecepatan di zona selamat sekolah serta memberikan rasa aman kepada para murid yang akan menyeberang di jalan.

Zona Selamat Sekolah (ZoSS) adalah lokasi diruas jalan tertentu yang merupakan zona kecepatan berbasis waktu untuk mengatur kecepatan kendaraan dilingkungan tingkat sekolah dasar.

Penerapan ZoSS dilakukan pada intinya adalah untuk melindungi pejalan kaki anak sekolah dari bahaya kecelakaan lalu lintas dimana kendaraan yang berada dalam zona sekolah harus dengan kecepatan rendah untuk memberikan waktu reaksi yang lebih lama dalam mengantisipasi gerakan anak sekolah yang bersifat spontan dan tak terduga sehngga dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Berhati-hatilah saat anda melintas dengan kendaraan bermotor di depan atau dekat sekolah. Anak-anak adalah kelompok rentan pengguna jalan, karena secara psikis maupun fisik belum mampu merespon bahaya secara cepat dan tepat. Atas dasar itulah Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan membuat batasan kecepatan tertentu kendaraaan khususnya di area sekolah yang dikenal dengan sebutan ZoSS (Zona Selamat Sekolah).

Menggugah Kesadaran Pengguna Jalan Yang Melewati Sekolah.

Dengan adanya banyak rambu khusus di ZOSS, seharusnya pengguna jalan yang melewati area tersebut lebih dapat menekan laju kendaraan, sehingga anak-anak lebih merasa aman dan nyaman saat menyebrang jalan depan sekolah mereka.

Mungkin kita beralasan sedang terburu-buru, tapi mari bersama meyakini bahwa menurunkan tingkat kecepatan beberapa saat tidak akan mengambil 5 menit waktu kita. Bahkan jika terjadi kecelakaan bisa lebih 5 menit waktu yang terpakai. Anak-anak kita adalah asset bangsa calon penerus generasi masa depan. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga mereka termasuk salah satunya adalah menjaga kecepatan kendaraan saat melintas di depan sekolah.

 

Tanjung Redeb - Disdik Berau - HMN