Ubah Gaya Mengajar Guru Jika Tak Ingin Tertinggal
08/03/2018 Berita

Bogor - Disdik Berau, Di era milenial ini cara mengajar di sekolah sudah harus berubah yang jika selama ini tersentral ke guru maka sekarnag harus ke peserta didik, hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Bpk Prof. Muhajir Effendy selaku menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia pada acara rembuk nasional 2018 beberapa waktu lalu.

Pemaparan beliau disampaikan oleh Bapak Dr. Suprapto M.Pd yang menjadi pembina pada apel rutin di lingkungan dinas pendidikan Kabupaten Berau. Acara Rembuk Nasional Pendidikan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan dinas pendidikan provinsi, kabupaten dan kota serta unsur pendidikan di seluruh indonesia.

Di zaman penggunaan teknologi yang saat ini sudah merambah hingga anak yang belum lahir pun, sejatinya seorang guru jangan sampai tertinggal dalam penggunaan teknologi informasi. Hal itu juga lah yang menyebabkan perubahan dunia yang tak lagi linier yang bukan hanya mengubah cara kita bekerja namun juga mengubah cara anak-anak kita dalam belajar.

Tak heran jika, selama ini sistem penilaian yang hanya menilai hasil ujian dan tugas yang diformulasikan dengan rumus tertentu kini bukan hanya menjadi faktor penilaian. Catatan kepribadian seperti minat, bakat dan keistimewaan harus dipertimbangkan untuk kemajuan peserta didik.

Mungkin sering kita temui ketika kita menanyakan ke anak SD tentang cita-cita, mereka mungkin akan menjawab spontan dengan kata-kata "pilot" "dokter" "polisi" dan lain-lain. Namun ketika semakin remaja jawaban mereka semakin mengambang dan cenderung pragrmatis, hal ini terjadi karena kurangnya penggalian potensi peserta didik.

Mungkin hal ini akan semakin menyita waktu guru, yang tugas utamanya bukan hanya mengajar tapi juga mendidik agar peserta didik bukan hanya memahami teori tetapi juga makna kehidupan yang sebenarnya.

Selain itu, dalam acara tersebut disampaikan tentang kekurangan pendidik di Kabupaten Berau yang hampir mencapai 1.500 guru. Semoga dengan hal tersebut pemerintah pusat bisa segera membuka formasi untuk pemenuhan tenaga guru. Semoga...